VIDEO: Ibu dan Dua Anaknya Disekap Penagih Utang

VIDEO: Ibu dan Dua Anaknya Disekap Penagih Utang

Selasa, 26 November 2019 | 18:13 WIB
Pelaku kesal dengan ibu itu karena tak segera membayar utang.
Seorang ibu dan dua anaknya disekap di rumahnya oleh penagih utang alias debt collector di Batam, Kepulauan Riau, akhir pekan lalu.
Photo :
  • tvOne

Seorang ibu dan dua anaknya disekap di rumahnya oleh penagih utang alias debt collector di Batam, Kepulauan Riau, akhir pekan lalu.

VIVA – Seorang ibu dan dua anaknya disekap di rumahnya oleh penagih utang alias debt collector di Batam, Kepulauan Riau, akhir pekan lalu. Si ibu, Wiwi Elis Widyawati, bahkan menyaksikan kedua anaknya menderita mendapat siksaan penagih utang itu.

Perkara utang-piutang Wiwi bermula ketika dia terdesak kebutuhan ekonomi karena mengurus kedua anaknya sendirian sementara sang suami bekerja di Jakarta tetapi berpenghasilan pas-pasan. Wiwi terpaksa meminjam uang kepada rentenir berkedok 'koperasi'.

Wiwi ditawari pinjaman uang dari beberapa koperasi sampai-sampai dia tak menyadari utangnya sudah banyak sehingga harus gali lubang tutup lubang untuk membayar utang-utangnya. Pada Minggu lalu, rumah kontrakannya tiba-tiba digembok oleh seorang penagih utang sehingga dia dan kedua anaknya tak bisa keluar rumah, termasuk untuk membeli makanan dan minuman.

Setelah lebih sembilan jam dikurung di rumah kontrakannya, dia mencoba bernegosiasi dengan si penagih utang. Tetapi upayanya tak ditanggapi. Akhirnya dia mengadukannya kepada sang suami di Jakarta. Sang suami lantas melapor kepada seorang temannya yang kebetulan mengenal pejabat Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah Kepulaua Riau.

Polisi segera membebaskan Wiwi dan kedua anaknya sekaligus menangkap si penagih utang. Aparat menjerat pelaku dengan pasal berlapis, yakni Pasal 333 KUHP dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Simak proses pembebasan ibu dan kedua anaknya serta penangkapan si penagih utang dalam video berikut ini:

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler