'Racun Impor' yang Tak Terkontrol di Indonesia
'Racun Impor' yang Tak Terkontrol di Indonesia
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva

'Racun Impor' yang Tak Terkontrol di Indonesia

Jumat, 14 Februari 2020 | 21:26 WIB
  • 10:45
  • Oleh : Syahrino Putama, Anry Dhanniary, Rose Komala Dewi, Adji Putra Intan

VIVA – Kampanye gerakan mengurangi sampah plastik di Indonesia belakangan ini sedang gencar-gencarnya digemakan kepada seluruh masyarakat. Bentuknya bermacam-macam, seperti menggunakan stainless straw sebagai pengganti sedotan plastik, membawa tas belanja pribadi untuk mengurangi kantong plastik, dan berbagai bentuk ajakan lainnya.

Menurut Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun dan sebesar 3,2 juta ton di antaranya adalah sampah plastik yang dibuang ke laut. Selain itu, sumber yang sama juga menyebutkan bahwa kantong plastik yang terbuang ke lingkungan sebanyak 10 miliar lembar per tahun atau sebanyak 85.000 ton kantong plastik.