Boros Pakai Dompet Digital? Coba Terapkan Tips Ini

Boros Pakai Dompet Digital? Coba Terapkan Tips Ini

Kamis, 24 Oktober 2019 | 14:24 WIB
Beragam kemudahan bisa menjadi boomerang bagi penggunanya.
source : pexels
Photo :
  • vstory

source : pexels

VIVA – Jika 10 tahun yang lalu dalam bertransaksi biasanya menggunakan uang tunai saja dan hanya sedikit yang menggunakan kartu debit. Sehingga jika kita tidak membawa uang maka harus tarik tunai ke bank atau ke ATM. Namun berbeda di zaman sekarang ketika dompet digital muncul di masyarakat.

Sebab dompet digital ini memberikan kemudahan dalam bertransaksi jika tidak membawa uang tunai. Dengan dompet digital setiap orang dapat melakukan transaksi hanya sekali scan saja. Dompet digital ini bisa digunakan dalam pembelian makanan atau jasa, sampai penggunaan angkutan online.

Selain toko -toko dalam mal yang menyediakan pembayaran digital, pedagang kaki lima pun tidak mau kalah. Sehingga semua pembayaran menjadi terasa mudah hanya dengan sekali scan.

Kehadiran dompet digital ini seperti 2 mata uang. Beragam kemudahan yang ditawarkan terkadang bisa menjadi boomerang bagi penggunanya. Karena promo-promo yang ditawarkan jasa dompet digital ini sangat menggiurkan konsumen. Sehingga bisa membentuk pribadi yang konsumtif dan boros. Nah, berikut ini adalah tips dalam menggunakan dompet digital anti boros.

Memahami Tujuan dan Kebutuhan

Seperti yang disebutkan di awal bahwa dompet digital ini akan memberikan kemudahan bagi penggunanya. Namun tidak jarang ada beberapa orang yang tidak memahami apa kegunaan sebenarnya. Dampak ketidak tahuan dari dompet digital ini akan membuat dana yang kamu setorkan menjadi mengendap saja.

Secara umum, dompet digital ini memiliki 3 kegunaan seperti dompet digital untuk transportasi online, pembayaran online shop, atau untuk pembayaran tagihan. Dengan memahami kebutuhan dan tujuanmu, maka kamu bisa menghitung jumlah uang yang harus disetorkan ke dalam dompet digital.

Setorkan Uang di Awal Bulan

Disarankan untuk melakukan setoran uang di awal bulan karena kamu bisa memperhitungkan untuk kebutuhan lainnya. Jangan lakukan setoran dana ke dalam dompet digital berkali-kali, karena akan membuat kamu ketagihan menghamburkan uang.

Besarnya jumlah dana yang disetorkan ini berdasarkan dengan kebutuhan selama sebulan. Misalkan selama sebulan kamu memiliki tagihan listrik, cicilan, alokasi untuk ongkos transportasi sebesar Rp500 ribu, maka diusahakan untuk melakukan penyetoran sesuai dengan kebutuhan.

Ketika dana dalam dompet digital sudah habis, usahakan kamu tidak membuka-buka aplikasi yang menawarkan promo-promo. Karena bisa jadi kamu membeli barang yang tidak tepat dan berujung pada pemborosan.

Memanfaatkan Penawaran Diskon

Salah satu manfaat menggunakan dompet digital ini adalah memberikan banyak diskon dari beberapa merchant. Setidaknya jika kita memanfaatkan promo itu sedikit menghemat pengeluaranmu. Beberapa promo memberikan manfaat berupa cashback dan potongan harga hingga puluhan persen.

Tetapi sebelum menggunakan promo tersebut, kamu wajib membaca secara teliti syarat dan ketentuannya. Sehingga kamu tidak khawatir dalam pemanfaatannya. Serta pandai-pandailah dalam mengendalikan diri saat melihat promo.

Lakukan Pengecekan Saldo Secara Berkala

Jika sebelumnya kita hanya membawa dompet fisik untuk meletakkan uang yang telah kita tarik dari ATM, maka sekarang kamu hanya perlu membawa dompet digital anti copet. Selain memudahkan seseorang bertransaksi tetapi juga memudahkan kita dalam melakukan evaluasi.

Kamu dengan mudah dapat menganalisa semua transaksi dalam dompet digital. Maka kamu akan mudah dalam mengevaluasi pengeluaran di periode sebelumnya. Hasil evaluasi ini akan membuat kamu mudah dalam memperbaiki rencana keuangan di masa mendatang. Cek kembali apakah uang dalam dompet digital habis karena sesuai dengan kebutuhan atau karena untuk memenuhi hasrat berbelanja saja.

Investasikan Sisa Saldo

Salah satu manfaat yang kita dapat dari dompet digital adalah kelebihan dan dari promo cashback. Dana lebih itu bisa kamu manfaatkan kembali untuk berinvestasi. Karena sudah banyak beberapa investasi dengan modal receh seperti reksadana. Investasi reksadana bisa dengan modal minimum Rp10 ribu saja.

Jika kamu lakukan investasi secara disiplin setiap periodenya hasilnya akan dirasakan untuk jangka panjang. Atau jika kamu takut uangmu habis karena penyetoran ke dompet digital, maka kamu bisa lakukan alokasi dana di awal bulan minimal 25 persen dari penghasilan bulananmu.

Dari beberapa tips dalam memanfaatkan dompet digital, kamu juga perlu memastikan keamanan dari aplikasi tersebut. Hal yang terpenting data yang kamu masukkan bisa aman dan tidak dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.

Berita Terkait :
Saksikan Juga