alexa Etika Jurnalistik; Mengklarifikasi Sumber Berita dalam Islam. | Halaman 3

Etika Jurnalistik; Mengklarifikasi Sumber Berita dalam Islam.

Jumat, 18 September 2020 | 10:37 WIB
Oleh :
Islam juga mengajarkan dasar-dasar jurnalistik.
tabayyun
Photo :
  • vstory

tabayyun

Padahal bisa jadi dampak dari berita yang dipublikasan cukup siginifikan terhadap kehidupan masyarakat. Media perlu bertanggung jawab apabila berita yang tidak benar karena kelalaian atau hal lainnya dipublikasikan sehingga meresahkan masyarakat.

Konsep tabayyun dalam tradisi keilmuan Islam telah menghasilkan kontribusi besar pada kajian jurnalistik dalam menciptakan inovasi-inovasi yang monumental. Hal ini menunjukan bahwa tabayyun sangat penting bagi umat Islam dalam upaya heuristika dalam berbagai aspek kehidupan. Tabayyun bisa dikatakan berhasil apabila mampu mengungkapkan fakta yang bisa dijamin akurasinya dan analisis yang jernih.

Kejernihan berfikir dalam menghadapi suatu fakta akan membangun kearifan dalam bertindak, termasuk kearifan dalam menyampaikan suatu berita. Kebenaran-kebenaran informasi yang dihasilkan melalui proses yang objektif, diharapkan juga akan membangun sikap menghargai orang lain, yang sama-sama menjunjung tinggi obyektivitas.

Pentingnya bagi wartawan melakukan tabayyun antara lain sebagai upaya menghidari kemungkinan terjadinya fitnah yang dapat menyebabkan pencemaran nama baik yang merupakan tindakan pidana. (Alwi Husein Al Habib, Ketua Umum HMI Korkom Walisongo Semarang, Mahasiswa Ilmu al-Qur’an Tafsir UIN Walisongo Semarang, Presiden Monash Institute Semarang)

Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.

Berita Terkait :
Topik
Saksikan Juga
cf-analytic